14 February, 2013

Daftar Kandungan Merkuri pada Ikan

14 comments

Melengkapi tulisan saya sebelumnya,  Seafood dan Autisme: Makanan untuk Ibu Hamil, saya akan menyajikan daftar ikan yang aman dan tidak aman dimakan berdasarkan kandungan merkurinya, khususnya untuk ibu hamil atau wanita yang sedang mencoba untuk hamil.

***

Pencemaran Merkuri


Setengah dari emisil merkuri ke atmosfer Bumi berasal dari gunung berapi. Setengahnya lagi dari aktivitas manusia. Emisi merkuri yang disebabkan oleh manusia terbagi menjadi sebagai berikut.

  • Pabrik-pabrik yang membakar batu bara sebagai sumberenerginya. 
  • Produksi/tambang emas.
  • Produksi/tambang logam non-besi (aluminuim, tembaga, zinc, bauksit, dll)
  • Pembuangan limbah, termasuk limbah kota berbahaya, krematorium, dan pembakaran limbah lumpur.
  • Produksi semen
  • Produksi baja
  • Produksi merkuri, seperti pada pembuatan baterai

Siklus Merkuri (klik untuk memperbesar)

Merkuri juga terpapar ke lingkungan melalui pengolahan sampah atau limbah merkuri yang tidak baik. Produk-produk yang mengandung merkuri, antara lain spare part kendaraan, baterai, lampu neon, produk medis, termometer, dan termostat. Jika limbah barang-barang ini tidak dikelola dengan baik, merkuri yang dikandungnya akan semakin mudah mencemari tanah, atau perairan di lingkungan kita.

***

Merkuri pada Ikan


Ikan dikenal sebagai makanan yang mengandung nutrisi tinggi, seperti omega-3, vitamin B, dan protein. Sayangnya, ikan juga dapat mengandung kontaminan yang tidak sehat. Kandungan merkuri pada ikan mungkin yang harus menjadi perhatian utama.

Konsumsi ikan sejauh ini adalah sumber signifikan paparan merkuri pada manusia dan hewan. Merkuri dan metilmerkuri sudah dapat ditemukan pada air laut berkonsentrasi rendah. Namun, diserap oleh alga sebagai komponen piramida terbawah pada rantai makanan. Alga ini kemudian dimakan ikan kecil atau ikan pemakan tumbuhan. Ikan dapat dengan mudah menyerap metilmerkuri, tapi sangat lamban sekali mengekskresikannya. Akhirnya, terakumulasi di tubuh ikan. Ikan kecil kemudian dimakan lagi oleh ikan besar. Begitu seterusnya. Tidak heran, kandungan merkuri tertinggi terdapat pada ikan predator besar yang memangsa ikan-ikan kecil dan memiliki siklus hidup yang lama sekali, hingga ratusan tahun. Akumulasi merkuri di tubuh ikan-ikan jenis ini (todak dan hiu) menjadi tinggi sekali. 

***

Pedoman Konsumsi Ikan Sesuai Level Merkuri


Merkuri dapat mempengaruhi perkembangan otak dan sistem saraf. FDA (U.S. Food and Drugs Administration / Lembaga Pengawas Makanan dan Obat A.S.) telah merilis pedoman untuk anak-anak, wanita hamil dan wanita yang sedang mencoba untuk hamil dalam mengkonsumsi ikan. Pedoman ini menyatakan bahwa tidak lebih dari  350gram ikan bermerkuri rendah yang sebaiknya dikonsumsi dalam 1 minggu. Ikan dengan kadar merkuri "Tertinggi" harus dihindari. Konsumsi ikan dengan kadar merkuri "Tinggi" harus dibatasi hingga 500gram dalam sebulan.

Apa arti pedoman ini bagi wanita hamil yang masih ingin mendapatkan nutrisi dari seafood? Moderasi! Informasi terkini yang dirilis pada  American Journal of Preventive Medicine menyatakan bahwa kita tidak harus berhenti mengkonsumsi seafood. Ikan mengandung banyak sekali nutrisi berharga yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan, khususnya untuk ibu hamil dan bayi.

Terdapat 4 jenis ikan yang harus dihindari karena kadungan merkurinya. 4 ikan ini adalah hiu, mackerel raja, ikan todak, dan tilefish. Tilefish sepertinya kurang populer di Indonesia. Pada dasarnya, hindari ikan besar predator yang memangsa ikan yang lebih kecil darinya. Ikan pemakan tumbuh-tumbuhan umumnya aman untuk dikonsumsi.

Natural Resources Defense Council (NRDC / Dewan Pertahanan Sumber Daya Alam A.S.) telah merilis informasi mengenai jenis ikan dan kandungan merkurinya sehingga masyarakat dapat lebih tahu tentang apa yang mereka konsumsi. Jika kamu ingin mendapat informasi lebih rinci tentang kandungan merkuri dan berapa banyak konsumsi personal kamu, kamu juga dapat menggunakan termometer merkuri untuk melihat kalkulasinya.

Saya iseng coba. Karena dalam minggu ini saya hanya mengkonsumsi teri dan cumi dalam porsi kecil, jadi 'asupan' merkuri saya masih aman ^^
Kamu bisa coba. Tinggal input berat badan kamu dalam lbs (1kg = 2,2 lbs), ikan yang dikonsumsi dalam 1 minggu terakhir, jumlah porsi, dan ukuran porsinya (kecil, sedang, besar) dikira-kira aja.



Daftar ikan yang saya tulis di sini sudah saya sesuaikan menjadi ikan-ikan yang populer ditemukan di perairan atau dikonsumsi atau dikenal di Indonesia saja.

Baca lebih lanjut: Tanda-tanda Ikan Segar dan Bermekuri

Ikan Bermerkuri Tertinggi


HINDARI Konsumsi

Ikan Bermerkuri Tinggi


Konsumsi tidak lebih dari 3 kali 175gram per porsi dalam sebulan

Ikan Bermerkuri yang Lebih Rendah


Konsumsi tidak lebih dari 6 kali 175gram per porsi dalam sebulan
  • Ikan Mas
  • Gurami
  • Lobster
  • Pari
  • Kakap
  • Trout Laut
  • Tuna kalengan, potongan ramping
  • Cakalang (Skipjack Tuna)

Ikan Bermerkuri Terendah


Santap 2 kali 175gram per porsi dalam seminggu
  • Teri
  • Ikan asin
  • Bawal
  • Lele
  • Patin
  • Kerang
  • Kepiting
  • Udang Karang
  • Ikan Seluang 
  • Tiram
  • Salmon
  • Sarden
  • Scallops
  • Udang
  • Cumi (Kalamari)
  • Nila
  • Mujair
  • Ikan Herring
  • Chub Mackerel
  • Ikan Belanak
  • Trout air tawar
  • Ikan Putih


***

Sumber
http://americanpregnancy.org/pregnancyhealth/fishmercury.htm
http://www.globalmercuryproject.org/countries/indonesia/docs/Indonesia%20FINAL%20report.pdf
http://en.wikipedia.org/wiki/Mercury_%28element%29
http://en.wikipedia.org/wiki/Mercury_in_fish

***

Jika kamu merasa tulisan ini berguna, bantu share ya..
Read More...

12 February, 2013

Seafood & Autisme: Makanan untuk Ibu Hamil

6 comments

Beberapa waktu yang lalu, saya menemani seorang teman yang sedang hamil muda ke dokter kandungan. Di sela pembicaraan dengan dokter, sang dokter memberikan nasihat berupa makanan-makanan yang pantang dimakan untuk ibu hamil. Salah satu makanan tersebut adalah seafood!

Si dokter memberikan pantangan makan seafood karena berdasarkan tuturan beliau, seafood sekarang banyak mengandung besi, bisa menyebabkan autisme pada anak yang dikandung. "Makanya, banyak anak autis sekarang, karena ibu-ibunya gemar makan seafood."

Apa yang dianjurkan oleh dokter ini ternyata  berlawanan dengan pengetahuan teman saya sebelumnya. Oleh keluarganya, teman saya ini malah disuruh banyak-banyak makan seafood karena bergizi tinggi. "Kalo untuk sumber nutrisi, banyak lah sumber gizi dan nutrisi lain selain seafood", tanggapan si dokter.

Seperti biasa, it makes me wondering. Is it true?  

Benarkah konsumsi seafood berkorelasi dengan risiko autisme pada anak yang sedang dikandung? Bagaimana pola makanan ibu hamil seharusnya, khususnya terkait seafood?

***

Temuan  mengenai Level Merkuri pada Seafood


Akhirnya, saya mencoba mencari-cari. ^^

Berdasarkan artikel ini, 84% dari sampel ikan yang diambil dari perairan seluruh dunia mengandung kadar merkuri yang tidak aman, menurut sebuah studi baru dari Institut Penelitian Biodiversitas dan Jaringan Eliminasi Polutan Organik Persisten Internasional (Internasional Biodiversity Research Institute and the International Persistent Organic Pollutants Elimination Network). Berdasarkan temuan ini, tidak aman untuk mengkonsumsi ikan dengan level merkuri setinggi itu lebih dari satu kali sebulan. 

Tidak hanya itu, peneliti juga mengambil sampel rambut dari 152 orang dari seluruh dunia. Mereka menemukan bahwa lebih dari 82% sampel rambut tersebut mengandung merkuri dengan level yang lebih tinggi dari yang direkomendasikan oleh Lembaga Perlindungan Lingkungan A.S. (U.S. Environmental Protection Agency/EPA). Artinya, masyarakat kini terpapar merkuri dengan level yang jauh dari baik.

***

Bahaya Merkuri bagi Ibu Hamil


Seafood dapat menjadi sumber protein dan zat besi, nutrisi penting untuk perkembangan dan pertumbuhan bayi. Selain itu, omega-3 di banyak ikan dapat menunjang perkembangan otak bayi.
  
Akan tetapi, beberapa jenis seafood (khususnya ikan predator besar, seperti hiu, todak, dan makerel raja) mengandung level merkuri yang tinggi. Jika kamu secara reguler makan ikan dengan level merkuri tinggi, zat tersebut akan terakumulasi di aliran darah dari waktu ke waktu.

Hal ini dapat mempengaruhi sistem saraf dan otak, dan secara khusus berbahaya bagi anak-anak dan ibu hamil, menurut  Lisa Moskovitz, ahli gizi dari Manhattan. “Merkuri bertindak seperti neurotoxin yang bahkan pada dosis rendah pun dapat mengganggu perkembangan bayi dan fungsi kognitif. Pada kasus tertentu, efek merkuri bisa menyebabkan keterbelakangan mental, kelumpuhan otak, dan kehilangan penglihatan dan pendengaran," ujarnya. "Pada orang dewasa tidak hamil, merkuri mempengaruhi fertilitas, tekanan darah, ingatan, dan penglihatan."

***

Bijak Mengkonsumsi Seafood


Cukup nyeremin emang. Tapi.. tidak berarti kamu harus menghentikan konsumsi ikan juga. "Karena ikan merupakan salah satu sumber nutrisi ibu hamil yang penting, hal ini lebih ke pandai-pandai memilah konsumsi makanan kita daripada menghindari makan ikan sama sekali," ujar David Evers, PhD, ilmuwan kepala di Institut Penelitian Biodiversitas yang memiliki spesialisasi pada penelitian ecotoxicology.

Dikutip dari situs EPA, berikut adalah pedoman untuk mengurangi paparan merkuri pada ikan.

  • Hindari konsumsi ikan predator besar: ikan hiu, ikan todak, mackerel raja, karena mengandung kadar merkuri yang tinggi.
  • Batasilah konsumsi ikan dan kerang yang rendah merkuri hingga 12 ons (2x makan besar) dalam seminggu
  • 5 ikan umum yang rendah merkuri: udang, tuna kalengan (bukan tuna albacore/tuna besar yang merkurinya lebih tinggi), salmon, dan lele (atau ikan berkumis lainnya, seperti patin).    
  • Carilah informasi mengenai keamanan ikan yang dijual di pasar atau supermarket dekat rumah Anda, entah dari teman, kerabat, atau kenalan nelayan atau penjual ikan. Jika tidak ada informasi tersedia, batasi konsumsi ikan hingga 6 ons (1x makan besar) dalam seminggu 

A big no untuk ikan hiu, todak, dan mackerel raja

Say yes to udang, tuna kalengan, lele, salmon, dan patin


Lebih lengkap, sila baca Level Merkuri pada Ikan
Baca lebih lanjut: Wisata Kuliner with Pindang Patin

***

Anjuran Si Dokter


Jadi, apakah pernyataan dokter tadi benar? Ga juga..

1. Besi atau Merkuri?
Si dokter mengatakan mengenai kandungan 'besi'. Ya, mungkin 'besi' yang dimaksudkan si dokter itu merkuri kali ya. 

2. Berhenti makan seafood?
Tidak serta-merta kita harus menghentikan konsumsi seafood, khususnya ibu hamil. Lebih ke membatasi dan mengatur dengan lebih pintar ikan atau seafood yang dikonsumsi.

3. Seafood berkorelasi dengan autisme?
Pada artikel-artikel yang saya temukan, memang banyak disebutkan bahwa paparan merkuri level tinggi dapat mempengaruhi perkembangan sistem saraf dan otak pada janin. Namun, tidak ada satu pun yang secara eksplisit menyebutkan tentang autisme. Ketika saya coba cari dan tanya-tanya ke dokter kenalan saya mengenai penyebab autisme, korelasi antara merkuri dan autisme masih sebatas klaim. Belum ada bukti yang reliable. Hal ini masih menjadi topik penelitian yang ekstensif, kalangan ilmuwan masih terbagi menjadi 2 kubu mengenai hal ini.

***

Kesimpulan


Walaupun merkuri dapat mengganggu perkembangan otak bayi, konsumsi seafood rendah merkuri dengan jumlah normal selama kehamilan belum terbukti menyebabkan masalah. Selain itu, omega-3 pada berbagai macam ikan (khususnya salmon dan tuna) dapat menunjang perkembangan kognitif yang sehat. Selama kamu tidak mengkonsumsi ikan yang kamu ketahui mengandung merkuri tinggi atau terkontaminasi oleh polutan, ikan dapat menjadi bagian dari pola makan sehat kamu selama kehamilan.

***

Referensi:

***

Jika kamu merasa tulisan ini berguna, bantu share ya..
Read More...

02 February, 2013

Apakah Morning Sickness Melindungi Janin?

3 comments

Oke, sebelum saya bercerita, morning sickness adalah mual-mual yang dialami oleh ibu hamil (bumil) di pagi hari ya. Saya tidak dapat menemukan istilah sepadan yang enak di Bahasa Indonesia. Jadi, saya akan tetap menggunakan istilah morning sickness ini :)

***

Jika kamu sering mengalami morning sickness (mual dan muntah yang dialami oleh banyak perempuan selama trimester pertama kehamilan mereka) sulit untuk membayangkan penyebab kondisi ini terjadi kalau bukan karena kesalahan evolusi.

Morning sickness itu ternyata udah ada dari zaman nenek moyang kita dulu, zaman manusia purba. Selama minggu-minggu awal kehamilan, nenek moyang kita tentunya tidak berhenti bekerja juga, seperti sebagian wanita modern saat ini. Mereka masih harus melakukan perjalanan jauh (dulu masih nomaden) dan menghindari predator. Mereka harus mengurus anak-anak mereka dan mengumpulkan makanan bergizi.

Ya, baik bagi nenek moyang atau bagi wanita modern, morning sickness pada bumil tetaplah menghambat untuk beraktivitas. Di sisi lain, coba bayangkan, wanita yang tidak mengalami (atau setidaknya jarang) morning sickness akan mampu mengumpulkan lebih banyak makanan, punya waktu lebih untuk memperhatikan anak-anak mereka, dan lebih waspada terhadap bahaya di sekitar mereka.

Enak banget ya kalo jadi bumil yang jarang mengalami morning sickness?? Bisa efektif berkegiatan. Menguntungkan, bukan?

Sekarang, saya akan mengajak kamu berimajinasi sedikit mengenai konsep evolusi :)

Jika seorang wanita memiliki gen yang akan membuatnya sedikit mengalami morning sickness selama kehamilan, secara prinsip evolusi, gen itu akan diteruskan ke keturunannya. Kenapa? Karena kan tadi kita berasumsi betapa menguntungkannya kalo bumil yang jarang mengalami morning sickness. Ingat mekanisme evolusi: survival of the fittest! Kita akan mempertahankan fitur-fitur yang menguntungkan bagi kita, yang membuat kita mampu survive. Nah, jika terdapat gen yang membuat bumil berkecenderungan sedikit mengalami morning sickness, gen ini akan dipertahankan, dan diturunkan ke keturunannya. Karena asumsi kita tadi, gen ini adalah fitur yang menguntungkan. Seiring berjalannya waktu, ratusan tahun, ribuan tahun, "gen anti-morning sickness" ini akan menyebar ke sebagian besar populasi (ke anak, ke cucu, ke cicit, dan seterusnya). Morning sickness akan hilang..

Tapi kenyataannya apa? Masih banyak toh bumil yang mengalami morning sickness? Termasuk mungkin kamu yang sedang membaca tulisan ini. Morning sickness masih eksis di populasi kita!

Lah, kan kalo ga mual bukannya menguntungkan, tapi kok kita manusia masih punya aja kecenderungan untuk morning sickness yang mengganggu itu?

***

Morning Sickness Melindungi Janin


Hal ini membuat beberapa antropolog dan ahli biologi evolusioner juga bertanya-tanya. Jangan-jangan morning sickness memiliki beberapa manfaat tersembunyi. Manfaat yang lebih besar daripada kerugian yang ditimbulkannya.

Adalah seorang Margie Profet yang mengusulkan ide ini: Mungkin morning sickness lolos seleksi alam karena menjauhkan bumil dari makanan yang dapat membahayakan janinnya.

Selama trimester pertama, janin sangat rentan terhadap efek teratogen (agen yang menyebabkan cacat lahir). Makanan yang dapat diterima baik bagi ibu dewasa mungkin mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi bayi yang sedang berkembang.

Jadi, mungkin morning sickness ini memaksa si ibu untuk mengkonsumsi makanan yang berisiko rendah demi kesehatan janin.

Ide Profet ini akan menjelaskan mengapa morning sickness biasanya berakhir setelah trimester pertama. Hal ini juga konsisten dengan jenis makanan yang banyak ditemukan paling memuakkan bagi bumil (daging dan sayuran dengan rasa yang kuat, seperti bunga pepaya, brokoli, pare, dll). Pada sejarah perjalanan evolusi manusia, jenis makanan begini yang memiliki potensi banyakn mengandung patogen, parasit, atau racun tanaman.

Di zaman modern, janin juga terancam oleh paparan asap rokok dan alkohol. Dan, seperti yang terjadi pada banyak bumil, bau rokok dan minuman keras saja sudah dapat memicu muntah.

Setidaknya ada dua poin lain yang mendukung hipotesis Profet ini:
***

Morning Sickness Melindungi Ibu Hamil


Tidak berhenti sampai di sini. Ada penjelasan evolusioner lain terkait morning sickness ini. Selain untuk melindungi janin, morning sickness juga dapat melindungi wanita hamil (yang telah menekan sistem kekebalan tubuh dan lebih rentan terhadap infeksi).

Nah, hipotesis ini harus membuat kita mempertimbangkan kembali kembali asumsi kita sebelumnya. Alih-alih menolak morning sickness sebagai efek samping yang tidak diinginkan dari perubahan hormon, kita mungkin bisa mulai memandang morning sickness sebagai salah satu strategi evolusi untuk melindungi janin dari bahaya.

Bukan berarti kamu jadi tidak harus mencoba untuk mengatasi morning sickness lho ya. Tapi tetep bumil yang mengkonsumsi obat untuk mengobati mual, harus mengawasi asupan makanan mereka. Mungkin kamu harus berhati-hati terhadap makanan berpotensi/berisiko memicu morning sickness-bahkan jika sudah mengkonsumsi obat yang memblokir mual.

***

Morning Sickness sebagai Polis Asuransi


Eits, tunggu dulu! Banyak yang akan salah paham mengenai tulisan ini, khususnya tentang hipotesis Profet tadi. Profet tidak mengatakan bahwa bumil yang sedikit mengalami morning sickness akan kemungkinan besar mengalami keguguran. Seperti idenya di atas, morning sickness dapat mencegah bumil mengkonsumsi makanan yang dapat menyebabkan cacat lahir, seperti daging yang tercemar.

Sederhananya, morning sickness ini seperti asuransi. 

Daya tahan tubuh masing-masing bumil kan berbeda. Mungkin ada bumil yang kuat, tanpa bantuan dari mekanisme morning sickness pun, tubuhnya sudah memiliki mekanisme sedemikian rupa untuk melindungi janin dari zat makanan yang tidak diinginkan. Di lain sisi, ada bumil lain yang mungkin terbantu dengan fitur morning sickness ini. Jadi, seperti asuransi, kalo ada dan dibutuhkan, pas sekali. Kalo tidak dibutuhkan, ya udah ga apa-apa, toh buat jaga-jaga ;)

***

Sumber tulisan: http://blogs.babycenter.com/mom_stories/does-morning-sickness-protect-the-fetus/
Sumber gambar: http://funcorner.eu/tag/baby/

***

Apakah menurutmu artikel ini berguna? Yuk, share ke teman-temanmu :)
Read More...

19 January, 2013

Masuk Angin dan Flu: Kenali Perbedaannya

3 comments



Cold vs Flu
Jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, flu = Flu. Cold sendiri bisa diartikan sebagai pilek atau selesma. Bahasa populernya adalah Masuk Angin.



Kali ini, saya akan memberikan informasi mengenai flu dan masuk angin sebagai penyakit yang sering banget dialami orang ketika musim hujan. Walaupun memiliki gejala yang mirip, kedua hal ini sebenarnya berbeda. Karena berbeda, penanganannya pun juga agak berbeda. Kenali perbedaannya dan tanggap menjaga kesehatan di musim hujan sekarang ini. 

***

Perbedaan Ciri-ciri Masuk Angin dan Flu


1. Sakit Tenggorokan dan Hidung Tersumbat
Teman akrab penderita flu
Jika kamu bangun tidur, kamu merasa sakit tenggorokan dan hidung tersumbat, kemungkinan kamu itu masuk angin!

Iya, bisa saja ini gejala flu. Masuk angin dan flu memiliki gejala yang hampir mirip. Dan keduanya sama-sama disebabkan oleh virus yang menyerang saluran napas bagian atas. Tapi masuk angin memiliki gejala yang lebih ringan. Jika kamu demam, tubuh nyeri, batuk kering, dan tubuh mudah lelah. Nah, itu kemungkinan besar gejala flu! 

2.  Datangnya Gejala
Gejala masuk angin datang secara bertahap (berangsur-angsur). Gejala flu datang secara tiba-tiba..

Kita sudah bisa merasakan gejala masuk angin selama beberapa hari sebelumnya. Sedangkan flu datang secara tiba-tiba dalam waktu 3 – 6 jam.

3.  Kelelahan 
Kelelahan berat, badan menggigil, dan nyeri tubuh adalah tanda-tanda bahwa kamu sedang flu. Kamu butuh banyak-banyak istirahat di kasur. Acetaminophen atau ibuprofen dapat membantu mengatasi nyeri tubuh.

4. Kamu dapat ketularan flu dari orang bahkan sebelum dia terlihat sakit
Orang dapat menularkan flu sehari sebelum dia mulai merasa sakit hingga 7 hari setelahnya. Jadi, kita dapat menularkan flu bahkan sebelum kita tahu kita sendiri bakal kenal flu. Orang-orang yang sedang masuk angin akan lebih mudah ketularan 2 – 4 hari setelah gejalanya kelihatan. 

Masuk angin sendiri menular dalam waktu 2 minggu. Itulah mengapa kita sebaiknya sering-sering cuci tangan pada musim flu, tidak hanya ketika ada orang di sekitar kita sedang sakit.  

5. Istirahat di rumah 
Ketika masuk angin, tidak serta-merta kamu harus istirahat di rumah.
Sebenarnya tergantung dengan apa yang kamu rasakan saat itu. Jika kamu ga bisa fokus bekerja, sering batuk, atau merasa ga enak badan aja, istirahatlah di rumah sampai kamu merasa baikan. Karena kamu gampang menularkan penyakit, jangan lupa untuk menutup hidung dan mulut saat kamu batuk atau bersin dengan tissue dan sering mencuci tangan.

Kalau kamu sedang flu, istirahatlah di rumah.. 

***

Mengatasi Masuk Angin dan Flu secara Alami


  • Suplemen Zinc
  • Vitamin C
  • Sup Ayam. Menghirup kebulan asap sup ayam yang masih hangat dapat meringankan hidung tersumbat. Makan sup ayamnya, dapat menghindari kita dari dehidrasi. Beberapa sumber menyatakan sup ayam dapat meredakan peradangan.
  • Teh Hangat/Panas. Menghirup uapnya dapat meringankan hidung tersumbat, meminumnya dapat meringankan sakit tenggorokan dan membuat kamu tetap terhidrasi. Teh hitam dan hijau memiliki bonus tambahan: sarat dengan antioksidan untuk melawan penyakit, seperti masuk angin dan flu.
  • Sauna. Ga perlu pergi ke salon atau spa khusus sauna sih. Cukup duduk di kamar mandi tertutup sambil menjalankan shower air hangat. Hirup uap yang mengepul-ngepul dari aliran air hangat yang ada. Menghirup uap dapat memecah kemacetan di bagian hidung.
  • Berkumur Air Garam. Untuk sakit tenggorokan, berkumur dengan air garam dapat memberikan beberapa manfaat. Berkumur air hangat dengan satu sendok teh garam 4x sehari dapat membantu menjaga kelembaban tenggorokan yang gatal.
  • Balsem Menthol. Mengelap dan srot-srot hidung terus-menerus selama berhari-hari dapat membuat kulit di sekitar lubang hidung kamu sakit dan iritasi. Alternatif sederhana adalah dengan mengoleskan balsem mentol di bawah, bukan di dalam ya, hidung atau di dada atau tenggorokan.
  • Demam. Demam adalah obat alami dalam melawan masuk angin dan flu. Kenaikan suhu akan secara aktif melawan pilek dan flu dengan membuat tubuh kamu tidak ramah bagi kuman. Namun, jika demam membuat kamu tidak nyaman, ga apa-apa minum obat untuk mengurangi demamnya. Dan pastikan untuk tetap terhidrasi dengan baik.
  • Istirahat. Banyak-banyak istirahat di bawah selimut memungkinkan tubuh kamu untuk mengumpulkan lebih banyak energi untuk melawan kuman. 

***

Mencegah Masuk Angin dan Flu

Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan? Berikut ini makanan yang bisa dikonsumsi untuk meningkat sistem imun tubuh sehingga lebih kebal dari masuk angin dan flu :)

Brokoli - Bayam - Ubi Jalar
Ubi jalar itu sama bergizinya dengan wortel. Kaya dengan antioksidan dan beta karoten. Dan seperti wortel, ubi jalar juga kaya akan vitamin A.

Teh - Bawang Putih
 Bawang putih kaya akan antioksidan. Tips memasak: Kupas, potong, dan diamkan 15 sampai 20 menit sebelum dimasak untuk mengaktifkan enzim yang meningkatkan sistem imun tubuh.

Kol/Kubis - (Suplemen) Acai Berry - Semangka kakaaak
Grapefruit - Kacang Almond - Yogurt Rendah Lemak
Kalo yang ga tau grapefruit, hemhh, grapefruit itu rasanya ga karuan. Pahit, asam, manis. Bentuknya mirip jeruk Bali. Ga dijual di banyak toko buah. Di Jakarta sendiri, saya taunya dijual di Total Mal Ambassador. Grapefruit kaya akan vitamin C. Jika kurang suka grapefruit, tentu bisa disubstitusi dengan jeruk biasa.

***

Hal Lain yang Perlu Diketahui


Kembali Beraktivitas
Jangan langsung pergi ngantor atau kuliah setelah demamnya hilang. Tunggu hingga minimal 24 jam setelah demamnya turun secara natural (tanpa menggunakan obat). Istirahat aja dulu di balik selimut :)

Lama Masuk Angin Rata-rata 1 Minggu
Rasanya kok selamanya gitu kalo lagi masuk angin. Tapi biasanya masuk angin itu berlangsung selama 2 hari hingga 2 minggu. Kebanyakan selama seminggu.
Pergilah ke dokter jika seminggu masih belum membaik, atau kamu mengalami demam tinggi, sakit sinus parah, pembengkakan kelenjar, batuk berlendir, dan sesak nafas.

Jangan Buru-buru Konsumsi Antibiotik
Antibiotik tidak membantu meringankan masuk angin! Antibiotik itu mengatasi infeksi bakteri, sedangkan masuk angin disebabkan oleh virus. Tapi jika kamu masuk angin yang disertai infeksi bakteri, seperti infeksi telinga atau sinus, dokter mungkin akan memberikan antibiotik. Jika hanya pilek biasa dan sakit tenggorokan, konsumsi saja obat-obatan yang biasa di jual di pasaran untuk membantu kamu merasa lebih baik, nanti juga sehat sendirinya.

***

Apakah menurutmu artikel ini berguna? Yuk, share ke teman-teman kamu..

Sumber

Sumber tulisan:


Sumber gambar:




Read More...

16 January, 2013

Visit Jakarta 2013: Destinasi Wisata Air Terbaru Indonesia

Leave a Comment
Indonesia kini memiliki destinasi wisata air terbaru. Kota Jakarta yang menjadi ibu kota negara ini telah berubah menjadi tujuan wisata air menjanjikan terbaru. Banjir kota Jakarta kini telah menyediakan kesempatan bagi para pecinta water sport untuk menyalurkan hobinya dengan harga terjangkau.


Banjir Jakarta merupakan event tahunan yang jarang sekali absen. Banjir melanda Jakarta ini dimulai dari Desember hingga Januari tiap tahunnya. Tidak menutup kemungkinan, Anda masih bisa menikmatinya hingga Februari. Event ini terjadi setiap tahunnya dan makin kentara terjadi sejak 5 tahun lalu. Ketika banjir tiba, perumahan penduduk, jalan raya, hingga lintasa kereta pun terendam air. Jangan sia-siakan kesempatan ini untuk menyalurkan hobi water sport Anda.

Lupakan Venice di Itali. Anda harus menabung berbulan-bulan hanya untuk memperoleh visa, tiket pesawat, dan menyewa gondola di sana. Di sisi lain, Jakarta sebagai salah satu kota di Asia Tenggara sangat mudah dicapai dengan biaya yang sangat terjangkau. Anda dapat mengunjungi daerah Grogol yang terpantau salah satu daerah banjir Jakarta yang cukup parah. Anda akan dapat dengan mudah menemukan penginapan dengan tarif sekitar Rp 300.000 - 1.000.000 ($30 - $100) per malam. Anda dapat menikmati fasilitas watersport yang ada dengan tarif maksimal Rp 10.000 - 20.000 ($1 - $2) seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Water sport Grogol

Nikmati panorama gedung-gedung pencakar langit Jakarta atau muka masam para pegawai kantoran yang gagal ngantor. Jika Anda kelelahan, Anda dapat bersantai sejenak sambil menikmati gorengan yang dijual para pedagang gorengan yang dapat dengan mudah ditemui di setiap tepi jalan Jakarta dan selalu laris-manis di waktu seperti ini.

Jika Anda membawa peralatan Anda sendiri, Anda dapat menikmati ombak banjir Jakarta seperti turis mancanegara di daerah Wahid Hasyim.

Surfing the wave of Jakarta flood

Sempatkan juga diri Anda untuk mengunjungi stasiun kereta terdekat. Lintasan rel kereta juga tidak mau kalah ikut digenangi air hujan. Dengan hanya merogoh Rp 1.500 atau Rp 8.000 (< $1) atau bahkan gratis (tergantung mood orang KAI), Anda bisa orang pertama yang merasakan water ski di lintasan rel kereta Jabodetabek.

Water ski di rel kereta

Jika Anda tidak mau repot, banjir Jakarta pun bisa dinikmati dengan cara sederhana seperti gambar di bawah ini.


Ketika banjir surut atau hari sedang cerah, Anda tetap bisa menikmati tujuan wisata lainnya di Jakarta. Seperti mengunjungi museum Fatahilah, bersepeda di daerah Kota Tua, naik delman di Monas, dan masih banyak lagi.

Tunggu apalagi. Sebarkan ke teman atau kerabat Anda yang berada di luar negeri yang kebetulan ingin mengunjungi Indonesia. Bagi Anda warga Indonesia yang berdomisili di luar Jabodetabek, sekali-sekali dapat mengunjungi Jakarta untuk menikmati pengalaman water sport murah meriah ;)

VISIT JAKARTA (Desember 2012 - Februari 2013)

*tulisan ini hanya parodi, saya juga merasakan deras hujan dan banjir jakarta :D

Read More...

06 January, 2013

Ayah Seksi: Pesona Pria yang Supel pada Anak-anak

1 comment

Sebelum saya cerita tentang "Ayah Seksi: Pesona Pria yang Supel pada Anak-anak",  saya mau share dulu tentang strategi pria dan wanita dalam mencari pasangan biar nyambung dan dapet background story-nya :) 

  
Strategi Pedekate

Saya akan mengutip sebuah kultwit dari @MenrvaFoundation: Diskusi sains bersama Sabda PS: Asal-usul Cinta dan Perilaku Seks dari Sisi Evolutionary Psychology.

Mulai diskusi dengan tema: Origins of Love and Sexual Behavior, dibahas dari sisi Evolutionary Psychology.

Natural selection is mathematical inevitability. Artinya, bisa "dihitung" bahwa behavior seperti apa yang akan survive.

Dengan evolutionary model, kita bisa menjelaskan kenapa kita berperilaku, kenapa kita bermoral, dan lain-lain.

Evolusi udah banyak dan jelas evidence-nya: genetik, fosil, dll. Nah sekarang, kalo evidence dari perilaku gmana?

Kenapa kita berperilaku seperti ini, khususnya dalam mating (mencari pasangan)?

1. Cowo bisa menghasilkan sperma jutaan sekaligus, dan sampe umur berapa pun

2. Cewe gak seperti itu. Sebulan satu dan bahkan ada menopause. Plus, perempuan harus menyusui setelah anak lahir (mengurus).

Nah, hal ini membuat strategi cewe sama cowo itu beda.

Cewe nyari cowo yg bagus secara genetik dan yang punya resource untuk "biayain" anaknya.

Sedangkan cowo nyari cewe yg mau sama dia aja. Selain masalah genetik untuk cowo ya.

Nah, ini membuat cewe lebih selective untuk potential mate.

Manusia sebagai salah satu spesies penghuni bumi, hidup untuk survive. Gimana salah satu usaha manusia untuk survive? Cari pasangan, meneruskan keturunan. Kultwit di atas memaparkan perbedaan strategi mencari pasangan bagi pria dan wanita. Mekanisme biologis manusia secara sadar atau tidak sadar telah mempengaruhi mindset psikologi dan perilaku sosial manusia.

Wanita menghasilkan ovum cuma sebulan sekali, cuma satu, ntar ada menopause lagi, makanya wanita jadi selektiiif banget dalam cari pasangan. “Benih ku cuma satu, udah satu mesti nunggu sebulan, terbatas lagi, ya gw ga mau sembarangan lah”. Beda sama cowok! Tiap pagi, sperma ngucur, jutaan, sampe akhir hayat lagi. Yaudah, cowok bakal mikir, “nih siapa yang mau benih gw” (aduh bahasa kuu :p).

Tapi apa cowok sebangsat itu, seenaknya sendiri? Eits, tunggu dulu! Jawaban dari pertanyaan ini akan terjawab di akhir tulisan ini. Pria tidak melulu pikirannya untuk nyebar benih, lebih dari itu. Keep on reading guys ;)

"Mekanisme biologis reproduksi internal --> perilaku social --> cewek lebih selektif."

###

Apa yang Dicari Wanita dari Pria?

Oke, saya udah jelasin kenapa wanita itu lebih selektif dari pria dalam memilih pasangan. Selanjutnya, apa sih yang dicari wanita dari seorang pria? Mari kita pinjam falsafah hidup orang Jawa: Bibit, Bebet, Bobot!

1. Bibit: Wajah rupawan dan Maskulinitas. Wajah ganteng nan rupawan dan macho-nya pria itu mensinyalkan gen yang bagus. Walaupun definisi ganteng itu relatif untuk tiap orang, tapi tetep gen yang bagus mensinyalkan gen yang bagus, gen yang sehat. Maskulinitas/ke-macho-an (lekuk wajah, facial hair/brewok dan bulu-bulu lainnya, suara berat becek basah abis) seorang pria merupakan indikator kadar testosteron di tubuhnya. Testosteron mempengaruhi sistem imun tubuh. Pria macho dengan kadar testosteron yang ‘unggul’ akan membuat ia lebih kebal (resistant) terhadap beberapa jenis penyakit. Maka wajarlah kalo wanita suka pria ganteng nan rupawan. Insting biologi wanita akan mencari pasangan benih yang berkualitas. Ya ini juga berlaku sebaliknya ya pada konteks pria suka wanita cantik tentunya. Mekanisme biologi mempengaruhi perilaku sosial, sadar atau tidak sadar.

2. Bebet. Si pria berasal dari keluarga baik-baik dan memiliki kerabat yang baik pula.

3. Bobot: Mapan dan Baik Hati. Kemapanan dan kebaikan hati seorang pria kadang dijadikan indikator kesediaan pria untuk berkeluarga dan meneruskan keturunan.

Tapi... Bebet dan bobot kini tidaklah cukup dijadikan indikator kesungguhan pria untuk berkeluarga. Banyak pria yang mapan, tapi ga sungguh-sungguh untuk berkeluarga. Banyak pria yang baik, tapi ga serius mau ngurus anak. Banyak pria yang berasal dari keluarga baik-baik tapi ga mau invest resource-nya ke sebuah keluarga, meneruskan keturunan.

Lalu, apa ada indikator lain yang dapat lebih diandalkan untuk memprediksi kesungguhan pria untuk berkeluarga?

###

Ayah yang Baik = Ayah yang Seksi

Nah, di sinilah sebuah studi yang diulas oleh Gwen Dewar, PhD, yaitu “Sexy dads: The allure of men who like babies“ masuk untuk menjawab pertanyaan di atas.

Ada sebuah tulisan oleh @keisavourie dalam kultwitnya mengenai Illusion of Choice:
Di mata wanita, gak ada yang lebih sexy dari pria ganteng yang lagi gendong anak :) Ketika lagi gendong anak (dan punya istri) sosok pria jadi kinclong dan menarik di mata semua wanita. Terlihat matang.

Ryan Gosling ganteng... Tapi coba Ryan Gosling sambil gendong anak kecil? Bukan anaknya lho ya, doski kan belum punya anak :p Darius Sinathrya ganteng... Tapi coba Darius sambil gendong anaknya? Dijamin para wanita tambah klepek-klepek, tambah “kyaa.. kyaa

Here here ladies, sexy men with kids <3 You're welcome..


*saya mendapat banyak masukan tentang siapa aja seleb pria yang berprediket sebagai hot daddy, tapi karena keterbatasan mbah Google, cuma yang di atas yang bisa saya kompilasikan :)

Whoa, did I hear something? What sound is that? I hope that's not your ovaries exploding. Hahaha.

Sekarang saya nanya, pilih gambar yang sebelah kiri apa kanan? Pilih gambar mereka solo atau pas gendong anak? Umumnya, para wanita akan memilih gambar kanan, pria sambil gendong anak, hot daddy!

Umumnyaaa.. Umumnya loh ya! Saya tau pasti ada yang protes, “Ah enggak kok fan, gw lebih suka gambar mereka solo”. Saya ngerti kok. Exceptionoutlier/ pengecualian itu (kemungkinan besar) pasti ada dalam sebuah populasi. Atau saya bikin perbandingan gambar yang kurang adil ya? Hahaha.

Yaudah deh, saya ceritain aja langsung eksperimen ilmiahnya. Eksperimen ini diprakarsai oleh James Roney dan rekannya (2006). Mereka penasaran apakah keramahan pria pada bayi membuat pria lebih seksi di mata wanita. Eksperimen ini terbagi menjadi 2 bagian: eksperimen I pada pria dan eksperimen II pada wanita.

Eksperimen I

Pada eksperimen pertama, dikumpulkanlah beberapa pria muda Amerika (usia 18 – 30 tahun).

Peneliti kemudian mengumpulkan data testosteron tiap pria. Si A, punya kadar testosteronnya berapa, si B berapa. Kadar testosteron mengindikasikan maskulinitas dan kemachoan pria (suara berat, lekuk wajah, facial hair, dsb).

Lalu, mereka menjalani uji preferensi visual. Kepada pria-pria ini ditunjukkanlah sederetan pasangan gambar. Tiap pasang gambar terdiri dari gambar anak kecil dan gambar orang dewasa. Pria diminta memilih suka yang mana, gambar anak kecil atau gambar orang dewasa untuk tiap pasang gambar tersebut.

Terakhir, peneliti mengambil gambar wajah masing-masing pria. Mereka diminta untuk berekspresi senetral mungkin. Jepret! Jadilah foto mereka.

Oke, di akhir eksperimen I ini, jadi kita punya data semua pria, kadar testorsteronnya, foto mereka, dan pilihan mereka untuk tiap pasangan gambar. Misalnya, si Eric kadar testosteronnya sekian, foto wajahnya ini, dan untuk pasangan gambar 23, dia pilih gambar anak kecil. Begitu seterusnya.

Eksperimen II

Lanjut ke eksperimen bagian II. Kali ini, yang dikumpulkan adalah sekelompok wanita muda Amerika (usia 18 – 30 tahun).

Kepada wanita-wanita ini, ditunjukkan foto-foto wajah pria pada eksperimen I. Para wanita ini tidak mengenali pria-pria itu, tidak tahu kadar testosteron mereka, dan tidak tahu pilihan tiap pria pada uji preferensi visual (gambar orang dewasa vs. anak kecil). Wanita hanya ditunjukkan foto wajah pria saja.

Para wanita diminta untuk memberi penilaian atau rating pada tiap foto pria. Apakah pria tersebut:
  • Supel pada anak-anak?
  • Maskulin?
  • Memiliki fisik menarik?
  • Baik?
Bagaimana dengan hasilnya?

###

Wanita Dapat Menilai Keramahan Pria pada Anak Kecil secara Akurat

Hasilnya menarik! Pria yang fotonya dinilai wanita sebagai lebih “Maskulin” ternyata memiliki level testosteron yang lebih tinggi menurut data sebelumnya yang dimiliki para peneliti.

Dan lebih menarik lagi.. Terdapat korelasi yang cukup signifikan: foto pria yang dinilai wanita sebagai “Supel pada anak-anak” dengan pilihan pria tersebut pada uji preferensi visual (gambar anak kecil vs. orang dewasa).

Tidak berhenti sampai di situ. Para wanita juga diminta untuk mengelompokkan daya tarik pria secara keseluruhan sebagai pria yang cocok untuk:
  • Short-term romantic partner (pacaran sebentar untuk having fun aja)
  • Long-term romantic partner (untuk hubungan yang lebih berkomitment, seperti pernikahan)

Hasil yang ada membuktikan bahwa ayah yang baik itu SEKSI. Pria yang supel pada anak kecil itu SEKSI! Supelnya pria pada anak-anak akan melambungkan nilai seksinya di mata wanita <3

Dan ini sama-sama berlaku untuk pemilihan pasangan short-term dan long-term romantic relationship. Jadi, buat para pria nih, walaupun  kamu cuma mau cari wanita buat having fun aja ataupun emang mau cari istri, tunjukin deh ke wanita kalo lo itu supel sama anak kecil. Pasti tambah seksi di mata wanita ;)

Namun, ketika wanita dihadapkan pada pria yang sama-sama menarik secara fisik dan sama-sama baik, efek supel pada anak kecil hanya signifikan pada ketertarikan pada pria untuk long-term relationship. Dengan kata lain, pria yang suka anak kecil membuatnya secara spesial makin potensial untuk jadi calon suami!

Yeah, mungkin hasil penelitian ini mengungkap hal yang retoris. But, here I am, presenting you the scientific evidence B)

###

Bagaimana Wanita Menilai Keramahan Pria pada Anak-anak hanya dari Wajah saja?

Hebat ga tuh wanita, hanya dari wajah aja, udah bisa menerawang seorang pria supel atau tidak pada anak-anak, akurat lagi! Apa sih kuncinya?

Kuncinya adalah ekspresi wajah yang lebih ceria atau ramah. Walaupun para pria diminta untuk berekspresi senetral mungkin pas difoto, tapi tetep wajah yang “baby-friendly” itu adalah wajah yang lebih ceria. Mungkin juga sih kalau pria-pria yang supel pada anak-anak punya fitur wajah tersendiri. Tapi penelitian ini belum menemukan apa itu.

Wahai para pria,, kalo ketemu sama wanita tunjukkanlah wajah ramah dan ceria. Selain menunjukkan pribadi yang menarik, wajah ceriamu juga akan mensinyalkan kalo kamu supel pada anak kecil, berpotensi jadi calon suami!! Hehehe..

###

Implikasi Lain

Mungkin hasil penelitian di atas dapat diterapkan juga dari sisi sebaliknya. Pria mencari wanita. Wanita yang supel pada anak kecil makin seksi di mata pria. Tapi saya belum mencari penelitian khusus tentang itu.

Lebih lanjut, kembali ke pertanyaan awal di atas tadi. Apakah pria sebangsat itu fokusnya cuma mau nyebar benih aja? Nope, not really now.

Kebutuhan cowok untuk nyebarin gen, tapi juga punya kepentingan untuk ningkatin survival anak. Dan mengingat hot daddy memiliki nilai seksi plus-plus di mata wanita, pria kini sudah mulai menginvestasikan resource-nya ke keturunan. Ikut mengambil andil dalam mengurus dan membesarkan anak. Sila baca tulisan saya tentang Evolution of Fatherhood (Bahasa Indonesia) untuk ulasan lebih lanjut mengenai transformasi peran pria dalam mengasuh anak.

###

DISCLAIMER
Saya tidak memiliki hak cipta atas seluruh materi gambar yang ditampilkan di tulisan ini. Semua gambar diperoleh melalui fasilitas Google Images. Karena banyaknya gambar yang digunakan, sumber tidak dapat diantumkan satu per satu.

Read More...

04 January, 2013

Pengguna Mac: Lebih Dermawan? atau Lebih Konsumtif

2 comments
Artikel ini membahas sebuah studi baru mengenai korelasi antara pengguna teknologi dan besarnya amal mereka. Teknologi di sini, meliputi sistem operasi (operating system), layanan e-mail, dan browser. Studi ini menemukan bahwa pengguna (user) Mac lebih banyak beramal.

Ah masa?

Berdasarkan Qgiv Giving Trends Report,
pengguna Mac melakukan lebih banyak donasi daripada pengguna Windows.

Pengguna OS Mac memberikan 25% lebih banyak per sumbangan dari pengguna Windows. Jumlah sumbangan rata-rata dilihat dari pengguna OS dari November 2011 - November 2012: Mac - $182 per sumbangan dan Windows - $137 per sumbangan (25% lebih kecil dari pengguna Mac)

Logika sederhananya begini. Harga PC Windows relatif lebih murah dari Mac. User Mac kemungkinan memiliki level ekonomi di atas user Windows, jadi bisa menyumbang lebih banyak.

Linux user vs. Windows user vs. Mac user
Tapi ga gitu juga.
Ada sebuah kenyataan lain yang perlu perlu diingat. User Mac lebih sering beli barang baru dibanding user Windows. User Mac lebih lebih sering beli software baru, storage baru, dan digital device baru. Bahkan pada masa komputer Macintosh sekalipun.
Yaiyalaah, user Windows kan seringnya donlot bajakan :))

Jadi, ini lebih dermawan atau lebih konsumtif?

Dikutip lagi dari artikel tersebut:
"Data tren pemberian amal dengan indikator teknologi dapat membantu organisasi memaksimalkan nilai dari pemasaran mereka saat ini dan kampanye dalam rangka menjangkau pasar yang lebih besar. Menggabungkan email, browser dan indikator kunci lainnya dengan data demografi yang ada memiliki potensi untuk membantu organisasi-organisasi lebih akurat menargetkan donor (pemberi amal) yang tepat." ujar Todd Baylis, presiden Qgiv.

Hemhh. Menarik. Ujung-ujungnya ke bisnis ya. Jadi, mau mengadakan charity event? Undanglah Mac user :p

***

Gimana menurut kamu tentang hasil studi ini? Share pendapat kamu di bagian komen ya :)

Read More...